ICIO Community Rekomendasikan 8 Tugas Dan Wewenang Kementerian Digital Dan Ekonomi Kreatif

2019-09-10

JakartaKita.com, Perkumpulan Chief Information Officer dan Eksekutif di bidang teknologi informasi dan komunikasi dari perusahaan dan organisasi di Indonesia menyambut baik rencana pembentukan Kementerian Digital dan Ekonomi Kreatif pada kabinet baru periode 2019-2024 yang baru baru ini disampaikan oleh Presiden Jokowi.

Diharapkan, kementerian baru ini diisi oleh orang-orang yang tepat dalam kapasitas maupun kapabilitasnya.

iCIO Community siap untuk menjadi mitra diskusi dalam pemanfaatan dan pengembangan industri teknologi informasi dan komunikasi untuk menunjang pertumbuhan ekonomi nasional secara berkelanjutan

iCIO Community memiliki harapan besar, dengan pembentukan Kementerian Digital dan Ekonomi Kreatif ini sejumlah isu utama yang menjadi kendala pengembangan ekosistem TIK di Indonesia bisa lebih cepat teratasi.

Beberapa waktu yang lalu, iCIO Community telah diminta pemerintah untuk melakukan identifikasi berbagai isu yang dihadapi pengembangan ekosistem TIK untuk bisa lebih memberikan kontribusi terhadap perekonomian nasional dan hasilnya telah diserahkan kepada pemerintah.

Ada lima isu terbesar yang direkomendasikan oleh iCIO Community yakni masih besarnya kesenjangan ketersediaan infrastruktur TIK antar berbagai wilayah, persoalan data privasi dan data residensi, kesiapan dan ketersediaan sumber daya manusia, dan ketiadaan standar pertukaran data (standard information exchange).  

“Dunia saat ini semakin digital dan saling terhubung. Perkembangan ini memiliki dampak langsung pada kehidupan kita sehari-hari, pada cara kita berinteraksi dengan orang lain, pada pekerjaan kita, dan pada partisipasi kita dalam masyarakat. Ini semua adalah perubahan yang menawarkan peluang besar bagi negeri kita, untuk menciptakan kemakmuran jangka panjang dan kualitas hidup yang lebih baik. Dan untuk bisa merealisasikannya, ada kebutuhan untuk peraturan pemerintah terkait dengan masalah digital seperti keamanan dunia maya, kesiapan ekosistem digital, dan langkah konkret lainnya untuk meminimalkan kesenjangan sumber daya manusia Indonesia dalam menggunakan teknologi sehingga pada akhirnya teknologi digital memberi dampak nyata pada perekonomian nasional,” ungkap Yessie D Yosetya, Koordinator Divisi Advokasi, iCIO Community dalam keterangan pers, Selasa (10/9).

Dibandingkan dengan Indonesia, sejumlah negara telah lebih dahulu mengatur dan mengelola masalah digital ini dengan membentuk lembaga atau kementerian tersendiri, seperti Jordania, Yunani, Rusia, Perancis, Inggris, Skotlandia, Polandia dan Thailand.

Negara-negara ini melihat ekonomi digital sebagai kunci pertumbuhan berkelanjutan dan inklusif sebagai solusi untuk keluar dari ‘jebakan’ negara-negara berpenghasilan menengah (the middle income trap)-yakni mengatasi jebakan serta membangun daya saing ditingkat global.

Sumber : JakartaKita

 

source: https://jakartakita.com/2019/09/10/icio-community-rekomendasikan-8-tugas-dan-wewenang-kementerian-digital-dan-ekonomi-kreatif/

Share this article: