iCIO Community Konsisten Berkembang Hadirkan Manfaat untuk Anggota dan Masyarakat

Share

Chairman iCIO Community, Agus Wicaksono melaporkan bahwa sepanjang tahun 2016 fokus utama organisasi adalah untuk menetapkan garis kebijakan organisasi dan menetapkan  keputusan-keputusan  penting  lain  berkaitan  dengan  azas,  tujuan  dan fungsi organisasi, setelah diresmikan menjadi Perkumpulan CIO Indonesia pada 20 Mei 2016.

“Sepanjang 2016 lalu, iCIO Community telah melakukan berbagai inisiatif yang sejalan dengan tujuan dan visinya untuk menjadi mitra professional dalam mendukung pembangunan Indonesia melalui pemanfaatan TIK.  Sebagai wadah perkumpulan para pemimpin TI di perusahaan dari berbagai industri, secara kami melakukan sharing informasi dan best practice terkait pemanfaatan TIK untuk meningkatkan kinerja perusahaan yang pada gilirannya ikut untuk mendorong perekenomian nasional. Secara eksternal, juga ikut meningkatkan kapasitas nasional di bidang TI melalui pemikiran, ilmu, tenaga dan dedikasi dengan mendukung institusi pemerintahan, universitas, maupun masyarakat luas.” kata Agus. Pencapaian iCIO Community tersebut tidak lepas dari konsistensi, kerjasama, dan peran aktif para anggota dalam mendukung berbagai program yang dilakukan oleh keempat divisi iCIO Community. Karena itulah di tahun 2017 ini semua program tahun lalu akan terus dilanjutkan.


iCIO Exchange: Transformasi Digital Telkom

Salah satu program reguler iCIO Community adalah iCIO Exchange. Program dari divisi Membership ini merupakan program edukasi, peer interaction dan networking yang memungkinkan para anggota bisa mendengarkan dan mendiskusikan berbagai tantangan dan kesuksesan strategi dari berbagai perusahaan atau organisasi dalam menjawab tuntutan bisnis yang dihadapi.

iCIO Exchange kali ini bekerjasama dengan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) yang akan membagi pengalaman dan informasi tentang transformasi digital yang dilakukan Telkom sebagai upaya untuk merealisasikan visinya menjadi The King of Digital.

Melalui iCIO Exchange ini diharapkan para anggota iCIO Community dapat memperoleh referensi dan best practice terkait transformasi digital yang menuntut perubahan paradigma menyeluruh dari sebuah organisasi bukan semata hanya melakukan digitalisasi semua proses bisnis melainkan juga perubahan budaya kerja yang lebih fokus pada inisiatif dan aktivitas yang menghadirkan nilai tambah sehingga bisa menghadirkan pengalaman pelanggan yang terbaik, yang telah dan terus dilakukan oleh Telkom.

“Atas nama iCIO Community, saya ingin menyampaikan penghargaan kepada Telkom karena telah berkenan berbagi pengalaman terkait transformasi digital yang sedang dan terus dilakukannya. Perjalanan dan pengalaman transformasi digital Telkom yang sukses mendorong perusahaan merealisasikan tujuan bisnisnya dapat menjadi benchmark bagi para CIO dalam menghadapi tantangan yang serupa,” kata Agus Wicaksono, Chairman iCIO Community.

Abdus Somad Arief, CTO dan CIO Telkom Group, Telkom mengatakan  pihaknya  merasa  senang  dan  terhormat  menerima  iCIO  Community untuk membagi pengalaman terkait berbagai inisiatif dalam melakukan transformasi digital. Sebagai perusahaan telekomunikasi digital yang terus berinovasi, Telkom selalu memanfaatkan IT  untuk  peningkatan  daya  saing  sekaligus  memberikan  solusi  digital  kepada pelanggan.

"Kesuksesan transformasi digital di Telkom bisa di capai karena kami melihat inisiatif ini tidak semata-mata tentang teknologi, namun yang lebih fundamental adalah bagaimana kami juga melakukan transformasi proses bisnis, budaya kerja, fokus pada berbagai aktifitas yang benar-benar mampu memberikan nilai tambah serta komitmen untuk menghadirkan pengalaman terbaik bagi pelanggan,” ungkap Asa.

Keberhasilan transformasi digital kini sudah mulai bisa dinikmati Telkom. Bisnis data, internet dan TI selama 2016 lalu meningkat pesat sebesar 31,5% dibandingkan 2015 dan mencapai Rp 42,99 triliun serta memberikan kontribusi sebesar 37,0?ri total pendapatan 2016.

Kontribusi pendapatan Telkom sepanjang 2016 sendiri didukung bisnis voice dan SMS seluler sebesar Rp 54,48 triliun, lalu diikuti bisnis data, internet & IT service sebesar Rp 42,99 triliun, fixed line Rp 7,54 triliun, interkoneksi Rp 4,15 triliun serta network and other telco services sebesar Rp 7,17 triliun.

Pendapatan yang diraih selama 2016 tersebut juga merupakan pencapaian penting Telkom  karena  bisa  kembali  sukses  membukukan triple  double-digit  growth dengan persentase pertumbuhan pendapatan, EBITDA dan laba bersih mengalami pertumbuhan dua digit sepanjang 2016 dibandingkan tahun 2015 yang terakhir dicapai pada tahun 20071.