Pergantian pucuk pimpinan di iCIO Community menegaskan bahwa komunitas para pemimpin teknologi informasi ini tidak hanya menjaga kesinambungan, tetapi juga merawat mekanisme suksesi yang terbuka. Franciscus Adam kini dipercaya memimpin untuk periode 2026–2028 setelah terpilih lewat voting dalam Rapat Umum Anggota Tahunan di Park Hyatt Jakarta.
Pemilihan tersebut menjadi penanda bahwa regenerasi kepemimpinan di lingkungan iCIO Community berjalan dengan tata kelola yang terstruktur. Di saat yang sama, komunitas ini juga memasuki fase baru setelah eksistensi legal formalnya genap satu dekade sejak 2016, meski komunitasnya sendiri sudah terbentuk sejak 2013.
Regenerasi yang dijaga lewat pemilihan terbuka
Mekanisme voting dalam rapat anggota tahunan itu menunjukkan bahwa suksesi di iCIO Community tidak berlangsung tertutup. Proses tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa transparansi dan keberlanjutan kepemimpinan menjadi prinsip yang dijaga dalam komunitas independen para pemimpin TI di Indonesia.
Franciscus Adam yang akrab disapa Frans datang dengan posisi sebagai Head of Corporate IT Japfa Comfeed Indonesia. Penetapannya sebagai ketua baru juga memperkuat arah komunitas untuk terus menjaga kesinambungan kepemimpinan di tengah perubahan ekosistem digital.
Fokus baru untuk manfaat anggota
Frans menegaskan komitmennya untuk memperbesar manfaat yang diterima anggota iCIO Community. Ia memandang komunitas ini sebagai wadah penting untuk berbagi wawasan sekaligus membangun jejaring strategis.
Arah kepemimpinannya akan menitikberatkan pada kolaborasi yang lebih konkret. Ia juga ingin menghadirkan platform yang dapat meningkatkan kompetensi digital para pemimpin teknologi di Indonesia.
Bagi Frans, penguatan kompetensi bukan sekadar soal kapasitas individu. Ia melihat langkah itu sebagai jalan agar kontribusi para pemimpin teknologi semakin besar bagi negara.
Apresiasi atas fondasi yang sudah dibangun
Ketua periode 2024–2026, Yessie D. Yosetya, menyambut baik proses suksesi ini. Director & Chief Information Technology Officer XLSMART itu menilai dua tahun terakhir menunjukkan kekuatan persatuan para pemimpin IT di dalam komunitas.
Yessie juga berharap pengurus baru dapat melanjutkan fondasi yang sudah terbentuk. Menurut dia, kepemimpinan berikutnya perlu membawa komunitas ke tingkat yang lebih tinggi.
Komunitas yang ingin tetap relevan
Founder dan Advisor iCIO Community Harry Surjanto memandang pergantian kepemimpinan ini lebih dari sekadar pergantian jabatan. Ia menilai suksesi menjadi momentum untuk menyegarkan sudut pandang agar komunitas tetap relevan menghadapi perubahan zaman.
Sejak terbentuk pada 2013, iCIO Community terus diposisikan sebagai katalisator inovasi. Perannya kini semakin penting karena kebutuhan koordinasi antarpemimpin teknologi semakin besar di tengah dinamika industri.
Komunitas ini juga hadir sebagai ruang kolaborasi strategis bagi para Chief Information Officer dan pemimpin teknologi di tanah air. Dalam konteks itu, keberlanjutan kepemimpinan menjadi bagian penting dari upaya memperkuat ketahanan bisnis lintas sektor dan kapasitas kepemimpinan digital nasional.
Diskusi lanjutan setelah Rapat Umum Anggota Tahunan
Selepas Rapat Umum Anggota Tahunan, agenda berlanjut ke Executive Gathering bertema “The New Leadership Challenge: High Expectations, Tougher Markets”. Forum eksklusif itu membahas tantangan para pemimpin bisnis saat menghadapi ekspektasi pasar yang makin ketat dan bergerak cepat.
President Director Kearney Indonesia Shirley Santoso hadir untuk mengulas transformasi bisnis. Sementara itu, Indonesia Commercial Lead AMD Indonesia Brando Lubis menyoroti kesiapan inovasi teknologi dalam mendukung daya saing organisasi.
Rangkaian kegiatan tersebut menunjukkan bahwa iCIO Community tidak berhenti pada pemilihan ketua baru. Komunitas ini tetap bergerak sebagai forum strategis yang menghubungkan suksesi, kolaborasi, dan pembahasan tantangan nyata yang dihadapi para pemimpin teknologi dan bisnis.